DPC PKB KABUPATEN TEGAL LAUNCHING BUKU “PETA JALAN KEMENANGAN PKB”, TEGASKAN SINERGI NU DAN PKB MENUJU 2029

Slawi – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tegal resmi melaunching buku berjudul “Peta Jalan Kemenangan PKB Kabupaten Tegal: Nyong NU, Nyong PKB” dalam rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) VI, Senin (20/4/2026) di Aula Abdurrahman Wahid.

Launching buku ini menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat arah perjuangan politik PKB Kabupaten Tegal, sekaligus sebagai panduan strategis menghadapi kontestasi politik ke depan, khususnya menuju tahun 2029.

Buku yang disusun oleh Lembaga Riset dan Kajian DPC PKB Kabupaten Tegal ini memuat berbagai aspek penting, mulai dari sejarah kelahiran PKB di Kabupaten Tegal yang tidak terlepas dari peran Nahdlatul Ulama (NU), relasi kuat antara NU dan PKB, hingga capaian politik dan proyeksi masa depan partai.

Dalam buku tersebut ditegaskan bahwa PKB merupakan satu-satunya partai yang lahir dari rahim NU, sehingga memiliki keterikatan historis, ideologis, dan kultural yang sangat kuat dengan warga Nahdliyyin. Konsep “Nyong NU, Nyong PKB” menjadi representasi khas hubungan tersebut di Kabupaten Tegal.

Selain itu, buku ini juga menguraikan tiga pilar utama kekuatan PKB Kabupaten Tegal, yakni DPC PKB sebagai wadah aspirasi politik, kepala daerah dari kader PKB sebagai eksekutor kebijakan, serta NU sebagai basis kekuatan sosial dan kultural.

Capaian PKB Kabupaten Tegal yang berhasil meraih 17 kursi DPRD—terbanyak secara nasional—juga menjadi sorotan dalam buku ini. Prestasi tersebut dinilai sebagai hasil dari kerja kolektif, inovatif, serta sinergi antara struktur partai, kader, dan warga Nahdliyyin.

Tak hanya melihat capaian, buku ini juga memberikan perhatian pada tantangan masa depan, termasuk pentingnya peran generasi muda (Gen Z dan Gen Alpha) dalam dinamika politik. Mereka dinilai memiliki potensi besar sebagai aktor perubahan dengan kemampuan adaptasi teknologi, jejaring, serta pendekatan berbasis data.

Ketua DPC PKB Kabupaten Tegal Abdul Aziz, M.A.P. dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa buku ini bukan sekadar dokumentasi, tetapi menjadi arah perjuangan bersama seluruh kader.

“Buku ini adalah peta jalan kita. Ini bukan hanya catatan masa lalu, tetapi panduan untuk melangkah ke depan. Dengan semangat ‘Nyong NU, Nyong PKB’, kita optimis bisa meraih kemenangan yang lebih besar di masa mendatang,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara NU dan PKB harus terus dijaga dan diperkuat, karena keduanya memiliki hubungan yang tidak terpisahkan dalam memperjuangkan kemaslahatan umat.

Dengan diluncurkannya buku “Peta Jalan Kemenangan PKB Kabupaten Tegal”, diharapkan seluruh kader dan simpatisan PKB memiliki arah yang jelas, semangat yang kuat, serta komitmen bersama untuk mewujudkan kemenangan PKB yang lebih besar di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *