
Kesederhanaan dalam hidup yang dimiliki pria bertubuh besar ini. kendati telah menjadi pejabat negara, namun tidak membuat Khujatul Islam Berbangga diri dan sombong. Pria berkacamata itu selalu ramah terhadap siapapun, dan tak ketinggalan slalu menebar senyum. Pribadi Khujatul Islam itu membuatnya dekat dengan anggota DPRD lainnya, baik satu partai maupun beda partai. Tidak hanya soal kedekatan, pria bertubuh gemuk ini juga kritis terhadap pembangunan di Kabupaten Tegal. Utamanya, soal mendongkrak pendapatan untuk menutup belanja pembangunan di Kabupaten penghasil teh itu, Khujatul menilai masih banyak potensi yang dimiliki Kabupaten Tegal. baik potensi laut, dataran tinggi, dan dataran rendah Kabupaten Tegal sangat komplit, tapi selama ini belum digarap secara maksimal.
Pria Kelahiran Tegal 18 Desembar 1973 ini memiliki keinginan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sebab PAD sangat dibutuhkan untuk membiayai pembangunan selama ini. APBD Kabupaten Tegal masih mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat. Anggota partai pemenang pemilu 2019 itu mengaku gregetan dengan potensi luar biasa, tapi belum di kelola dengan baik.
Salah satunya potensi pariwisata yang sudah dikenal masyarakat Kabupaten Tegal dan sekitarnya.Ya, obyek wisata pemandian air panas Guci yang berada di kecamatan bumijawa dan salah satu air panas alami yang tidak bau belerang. Hampir setiap hari liburan, obyek wisata yang menjadi icon Kabupaten Tegal itu dikunjungi ratusan warga. Namun, persoalan yang klasik yakni akses jalan yang
sempit dan tempat parkir yang terbatas. DPRD Akan mendukung program pariwisata yang mampu mendongkrak pendapatan daerah. Tapi,
selama ini penanganan pariwisata kurang serius, Ujar Khujatul Islam yang tinggal di desa kaligayam, kecamatan Talang itu. Persoalan guci hingga saat ini belum tertangani, Rencana Pemkab Tegal untuk membuat jalan lingkar sebagai
jalan keluar pengunjung baru sebatas wacana. Padahal, jika pembuatan jembatan tembus dari guci menuju jembatan bumijawa terealisasi, maka kemacetan di guci bias terkurangi. Selama ini kemacetan terjadi karena jalan masuk dan keluar obyek wisata menjadi satu. Kondisi jalan yang naik dan berbelok, membuat kemacetan sulit di hindari. “Berapapun Anggaranya, kami siap mengalokasikan.
terpending matang dan berfungsi dengan maksimal.” Tegas anggota komisi ll itu.
Potensi lainya yang masih perpeluang tinggi untuk digali, yakni palak toko dan rumah makan. Toko yang berada di sepanjang Jalan Tegal-Purwokerto dan Jalan ll mulai Dukuhturi hingga Slawi, mencapai ratusan toko dan rumah, Namun, pajak itu selama ini belum digali secara maksimal, sehingga pendapatan belum memuaskan. Demikian pula dengan potensi parkir tepi jalan yang potensinya sangat luat biasa, pendapatan parkir tepi jalan baru kisaran ratusan juta yang masuk dalam Kas Daerah Tahun 2014. Padahal, baku potensi parkir tepi jalan lebih dari Rp 1 milliar. ”Ada rencana parkir tepi jalan di pihak ketigakan, jika itu mampu mendongkrak PAD ,Kenapa tidak?” Kata pria yang belum lama melepas masa lajangnya.
Menyerahkan pengelolaan pada pihak ketiga juga bias diberlakukan untuk sektor pariwisata. Dalam perda pariwisata, pemgelolaan pariwisata bisa di serahkan ke pihak swasta. Jika pengelolaan di pihak ketigakan lebih menguntungkan, Selain memgurangi beban operasional pengelolaan pariwisata yang cukup tinggi, Pemkab juga bisa diuntungkan karena aset Daerah Kabupaten Tegal meningkat
| Nama | : Khujatul Islam, S.Pd.I |
| Tempat/Tnggal Lahir | : Tegal, 18 Desember 1973 |
| Jenis Kelamin | : Laki-Laki |
| Status Perkawinan | : Kawin |
| Alamat | : Kaligayam RT03/09 Kecamatan Talang Kabupaten Tegal |
| Nama Istri | : Anisa Hidayati, S.Sos |
RIWAYAT PENDIDIKAN
SDN Kademangaran 01 (1980-1986)
SMP Terbuka Tegal Selatan (1994-1997)
Paket C PKBM Citra Mandiri Mintaragen Kota Tegal
RIWAYAT ORGANISASI
PR IPNU Kaligayam (1995-1997)
PAC IPNU Talang (1997-2003)
PC IPNU Kabupaten Tegal (2000-2006)
PAC GP Ansor Talang (2001-2014)
MWC NU Dukuhturi (2013-2018)
RIWAYAT PEKERJAAN
Anggota DPRD Kabupaten Tegal (2014-2019)
Anggota DPRD Kabupaten Tegal (2019-2024)




