DPC PKB Kabupaten Tegal Gelar Mujahadah untuk Indonesia, Doakan Bangsa agar Tetap Damai dan Bermartabat

Slawi, PKB Tegal online – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Tegal menggelar mujahadah dan doa bersama untuk keselamatan bangsa Indonesia, yang dilakukan selama 7 hari mulai tanggal 1-8 September 2025 waktu bada isya (20.00 WIB) kecuali hari Sabtu (7/9/2025) berlangsung pukul 15.30-17.30 WIB. bertempat di kantor DPC PKB Kabupaten Tegal. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus harian, anggota Fraksi PKB, kader, simpatisan, serta para kiai dan tokoh Nahdlatul Ulama.

Ketua DPC PKB Kabupaten Tegal, Abdul Aziz, MAP. dalam sambutannya menyampaikan bahwa mujahadah ini merupakan bentuk ikhtiar batin yang dilakukan PKB untuk Indonesia. Selain bergerak di ranah politik, PKB selalu mengedepankan spiritualitas dan nilai keagamaan, terlebih di tengah dinamika kebangsaan saat ini.

“Kami yakin, politik tanpa doa adalah kering. Maka melalui mujahadah ini, kami bermunajat agar Indonesia selalu dilindungi Allah, masyarakat diberi kesejahteraan, dan bangsa kita tetap berada dalam jalur keadilan serta persatuan,” ungkapnya.

Mujahadah dipimpin oleh para kiai sepuh NU dengan lantunan pembacaan sholawat Burdah Huwal Habib secara bersama. Suasana khusyuk menyelimuti ruangan kantor DPC, sementara para peserta mengikuti dengan penuh kekhidmatan.

Selain doa untuk keselamatan bangsa, mujahadah juga dipersembahkan untuk arwah para pejuang, ulama, dan pendiri bangsa yang telah berjuang menegakkan kemerdekaan dan demokrasi di Indonesia.

Salah satu Anggota Fraksi PKB Achmad Ja’far menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah di antara kader dan simpatisan.

“PKB adalah partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama. Maka spiritualitas dan doa adalah ruh perjuangan kami. Melalui mujahadah, kami ingin membumikan politik rahmatan lil ‘alamin yang sejuk dan menenteramkan masyarakat,” jelasnya.

Masyarakat sekitar kantor DPC yang turut hadir menyambut positif kegiatan ini. Banyak yang berharap mujahadah seperti ini bisa rutin dilakukan, agar doa-doa dari para kader PKB dan ulama dapat menjadi penopang bagi ketentraman Kabupaten Tegal khususnya, dan Indonesia pada umumnya.

Acara ditutup dengan doa penutup yang memohon kepada Allah agar bangsa Indonesia dijauhkan dari perpecahan, dilimpahi keberkahan, serta para pemimpinnya diberi hidayah dalam memimpin dengan adil dan amanah.

Dengan mujahadah ini, DPC PKB Kabupaten Tegal ingin menegaskan kembali bahwa perjuangan politik bukan hanya soal kursi kekuasaan, melainkan juga tentang menjaga nilai-nilai spiritual, doa, dan keberkahan agar seluruh langkah perjuangan senantiasa mendapat ridha Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *